|
Hipnoterapi Berhasil Mengatasi Impotensi Saya
Kejadian ini terjadi sekitar
beberapa bulan lalu. Saya merasa sangat aneh dengan apa yang
aku alami. Jadi awalnya rumah tangga saya berlangsung dengan
baik-baik saja sampai akhirnya ada suatu hal yang membuat
saya agak sedikit marah dengan istri saya sampai-sampai kami
berdua harus pisah ranjang untuk beberapa waktu. Saya sempat
pisah dengan istri saya selama hampir 3 minggu. Namun
setelah saya introspeksi diri dan juga berusaha untuk
memaafkan kesalahan istri saya maka saya putuskan untuk
kembali lagi bersamanya. Karena saya pikir saya kasihan
dengan anak-anak yang masih membutuhkan kehadiran kami
berdua.
Setelah kami bersama kembali dan
bersikap seolah-olah tidak terjadi apa-apa, terutama didepan
anak-anak maka segalanya berlangsung seperti biasa dan
seakan-akan tidak terjadi apa-apa. Saya bilang sama
anak-anak bahwa saya cuma pergi beberapa minggu karena saya
ada tugas dari kantor padahal yang terjadi sebenarnya bukan
seperti itu. Saya kemudian kembali beraktivitas seperti
biasa di rumah saya bersama anak dan istri saya. Kemudian
ada satu masalah besar yang sebenarnya baru saya sadari.
Saya tidak bisa lagi berhubungan dengan istri saya. Saya
merasa ada yang aneh dengan diri saya. Saya tidak bisa lagi
seperti dulu. Saya merasa diri say lemah padahal sebelumnya
tidak ada apa-apa dengan diri saya.
Bisa dikatakan saya mengalami
disfungsi ereksi namun anehnya adalah saya sebenarnya masih
memiliki kemampuan untuk ereksi. Namun entah kenapa ketika
saya hendak melakukan hubungan dengan istri saya tiba-tiba
Mr.P saya tidak bisa berdiri. Saya kerap kali masih bisa
merasakan ereksi penuh pada diri saya. Tetapi saya tidak
bisa mendapatkannya ketika berhubungan dengan istri. Segala
macam cara pernah saya lakukan bersama istri saya gar punya
saya bisa berdiri. Terkadang berhasil namun ketika saya kan
memasukkannya ke lubang istri saya dengan sendirinya
tiba-tiba anu saya lemas dengan sendirinya dan tidak bisa
berdiri lagi. Saya sempat mencoba menonton film porno untuk
membantu saya mendapatkan ereksi dan berhasil. Namun ketika
saya mencoba untuk mulai memasukkan batang penis saya
seperti penderita impotensi lagi.
Saya mencoba mencari-cari
informasi tentang apa yang sebenarnya terjadi pada diri saya.
Dan akhirnya saya ketemu dengan istilah impotensi non
biologis. Jadi sebenarnya sisi psikologis lah yang
mempengaruhi diri saya supaya saya bisa seperti itu. Dari
berbagai artikel yang saya baca sebenarnya saya belum
seutuhnya memaafkan istri saya dan hal ini dibuktikan dengan
ketidakmampuan saya untuk berhubungan intim dengan istri.
Kemudian saya semakin penasaran dan mencari cara yang
efektif supaya saya bisa menyelesaikan masalah ini dengan
segera. Kemudian saya temukan sebuah metode yang termasuk
baru bagi saya yakni Hipnoterapi.
Sebelumnya sama sekali belum
pernah terapi dengan hipnoterapi. Saya pikir ini merupakan
hal baru yang patut dicoba. Metode terapi dengan menggunakan
hipnotis. Sesuatu yang unik dan sepertinya efektif untuk
mengatasi permasalahan seperti yang saya alami. Saya tahu
betapa hebatnya hipnotis bisa merubah seseorang dan saya
merasa dengan hipnotis juga bisa membantu merubah "keanehan"
yang ada pada diri saya. Saya menghubungi staf hipnoterapi
dari situs
www.hipnoterapi.asia
untuk membuat jadwal terapi disana. Meskipun jauh namun hal
tersebut bukanlah suatu masalah bagi saya. Yang terpenting
adalah saya mampu menanggulangi permasalahan yang sedang
saya hadapi.. Minggu depan saya buat janji untuk terapi
ditempat tersebut. Saya usahakan untuk datang dengan istri
supaya dia bisa tahu sebenarnya saya bersungguh-sungguh
untuk bisa menghilangkan permasalahan ini.
Hari tersebut akhirnya tiba.
saya berangkat sore hari dan memilih menginap disana
kemudian esok harinya saya bisa terapi ditempat tersebut.
Saya sengaja memilih memakai kendaraan sendiri dengan tujuan
biar istri saya tahu betapa besar perjuangan saya supaya
bisa sembuh. Saya belum pernah ke jepara sebelumnya. Namun
berdasarkan info yang saya peroleh katanya jepara dekat
dengan semarang. Saya pernah ke semarang naik mobil sendiri
jadi sepertinya tidak ada masalah dengan perjalanan ini bagi
saya. Yang terpenting adalah masalah saya bisa terselesaikan.
Sesampainya dikota jepara saya
langsung cari penginapan tetapi saya sebelumnya cari alamat
kantor hipnoterapi tersebut supaya besok nya saya mudah
mencarinya. Lalu saya menginap di hotel. Jarak antara kantor
terapi dengan hotel cukup lumayan, jadi saya besok harus
berangkat pagi-pagi supaya tidak terlambat. Say sudah bikin
janji sekitar jam 8 saya akan terapi ditempat tersebut. Esok
harinya saya bangun jam 6 lalu saya bersiap-siap untuk pergi
ke alamat kantor hipnoterapi tersebut. Eh ternyata saya
sampai disana masih pukul 7 lebih sedikit. Biasanya kalau
saya di Jakarta untuk menempuh perjalanan sejauh itu paling
nggak memakan waktu 2 jam lebih ternyata di Jepara hanya
satu jam lebih sedikit dan sudah sampai. Saya adalah klien
pertama. Setelah nunggu beberapa menit akhirnya hipnoterapis
nya tiba dan saya langsung disuruh masuk untuk menjalani
proses terapi.
Semua hal yang saya alami saya
ceritakan secara lengkap mulai A sampai Z tidak ada yang
terlewatkan. Kemudian setelah mendapat beberapa penjelasan
tentang hipnoterapi maka saya diminta untuk menjalani proses
hipnoterapi sendiri. Istri saya diminta menunggu diluar
sebentar. Memang masalahnya adalah ada sedikit perasaan
kecewa pada diri saya terhadap istri saya jadi saya lebih
enak kalau tidak da dia bersama saya. Proses terapi akhirnya
dimulai. Dalam terapi tersebut saya seperti diminta untuk
berpikir dari berbagai sudut pandang. Saya diarahkan untuk
memiliki pola pikir sebagai istri saya kemudian anak saya.
Saya jadi mengerti perasaan mereka dengan berandai-andai
saya menjadi mereka. Saya sekarang sudah bisa memaafkan
istri saya.
Dalam proses terapi tersebut
saya juga diberi penjelasan bahwa semestinya sebagai suami
saya harus membahagiakan istri saya secara lahir batin. Saya
diberikan motivasi tersendiri bahwa saya adalah seorang pria
perkasa yang mampu membuat istri saya bangga terhadap saya.
Sungguh sebuah motivasi tersendiri bagi saya. Saya seperti
dipicu untuk memiliki kelebihan dalam hal apapun supaya saya
bisa menjadi andalan bagi keluarga saya. Dan setelah terapi
tersebut terbukti saya telah menjadi seorang pria perkasa
lagi. Saya mampu membahagiakan istri saya lagi bahkan saya
cenderung mampu bertahan lebih lama dibanding sebelum saya
menjalani proses terapi ini. Saya jadi bangga dengan diri
saya, dan istri saya pasti juga merasakan kebahagiaan yang
luar biasa karena bisa mendapatkan kembali keharmonisan
hubungan suami istri.
Andre - Depok
|